Skip to main content

Posts

Ayah, Ibu, Ajarkan Aku Hal Baik

Hal yang selalu menjadi favorite saya adalah mengamati kehidupan orang lain. Kebiasaan yang mungkin tak akan terhenti, dan saya sangat menikmati ini. Kisah ini adalah sebuah kisah nyata dari beberapa kisah masyarakat di sekitar lingkungan saya, dimana saya melihat langsung sebuah kejadian yang menurut saya tidak wajar sama sekali.  Banyak orangtua yang tanpa sadar mejadikan anak mereka sebagai dampak dari kecerobohan yang mereka lakukan sendiri, apalagi ini terjadi pada anak-anak yang usianya masih sangat perlu diperhatikan segala didikan yang diberikan. Kisah Pertama Objek didalam kisah ini terjadi pada hari yang berbeda, dengan kejadian yang sama. Saya berpikir sejenak, dalam dua hari berturut-turut saya menyaksikan sebuah kisah yang sama. Anak yang berusia yang terlihat masih di bawah lima tahun sedang keluar rumah, mengunjungi sebuah tempat dengan orang tuanya. Hal yang terjadi ialah, si anak perempuan (kedua objek bertepatan perempuan) sedang merasakan sebuah desa...

TAK SELAYAKNYA

Kisah ini berawal saat saya melewati salah satu jalan raya di kota saya, Medan tercinta.  Saat itu saya sedang memandangi daerah sekitar, berhubung saya sangat suka sekali mengamati. Entah berawal dari mana, tapi mengamati orang-orang adalah hal yang paling saya sukai saat ini, dari hasil mengamati orang lain, saya belajar banyak hal. Saat itu, saya melihat seorang anak, di sebuah pajak, sedang mengatur kendaraan, atau yang  sering dijadikan pekerjaan dadakan, seorang tukang parkir. Jujur, saya sangat sedih, merasa sangat miris sekali. Sebelum membahas anak kecil tersebut, saya ingin membahas mengenai pekerjaan tukang parkir yang sangat mewabah sekali di daerah ini akhir-akhir ini. Entah mengapa, namun itu sangat menggangu, contohnya, saya berada disebuah tempat supermarket yang sudah banyak tersebar di seluruh Indonesia, salah satu supermarket  ter-nama. Saya berkunjung untuk membeli sesuatu, dan ternyata saat saya keluar dari tempat itu saya malahan dimintai uang p...

Fase Kehidupan

      Kali ini saya membahas mengenai fase kehidupan. Fase dimana setiap manusia akan melaluinya, dengan sendirinya, alamiah. Mungkin semua sudah tahu, bahwa kita, sebagai manusia akan memiliki fase, melewati fase, yang tidak bisa dipercepat ataupun diperlambat, walau terkadang banyak manusia yang ingin mempercepat, atau bahkan memperlambat fase mereka, ketika mereka menikmati fase-fase tersebut.      Didalam rahim, keluar, menjadi bayi, menjadi balita, anak, remaja awal, remaja akhir, dewasa awal, dewasa akhir, manula. Fase-fase kehidupan yang akan dilewati oleh kita-kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Banyak yang bilang bahwa menjadi bayi itu menyenangkan, enak, bahagia, tidak tahu beban hidup, tidak merasakan penderitaan, tidak tahu yang namanya dosa dan lain sebagainya. Ketika saya mendengar kata-kata seperti itu, saya berfikir tidak sama. Mengapa? karena bayi juga belum tentu menikmatio dirinya sebagai bayi. Susah untuk berbicara, ti...

DEMO-kerasi

Hai Famiy. My beloved readers especially ya. Kembali lagi dengan saya di...... Blogger. Well , hari ini saya membawakan sebuah tema atau judul besar yang menurut saya lumayan unik untuk menarik perhatian agar dibaca oleh kamu sekalian. by the way , ide ini berasal dari kejadian-kejadian yang terjadi akhir-akhir ini disekitar kita. pastinya kita semua tahu mengapa. Ya, kenaikan BBM. Sebenarnya saya sedikit risih, mungkin bisa dikatakan sangat risih sekali dengan tindakan beberapa orang yang mengaku mahasiwa (walaupun sebagian memang ada mahasiswa) yang melakukan tindakan seperti itu. Ya, memang. Saya setuju bahwa Indonesia ialah negara demokrasi, dimana kamu dengan bebasnya memberitahukan pendapatmu akan apapun yang terjadi di negara kita ini, Indonesia. Namu, menurut pandangn saya pribadi, saya sama sekali tidak sepaham dengan hal-hal seperti itu. Then , saya sangat senang sekali jika memiliki pemerintah yang sama sekali tidak rasis dan bertindak adil akan apapun yang dilakuk...

Kecil sih, Tapi Dampaknya Itu Loh

Kecil sih, tapi dampaknya ituloh. Ada yang bisa tebak pelajaran hari ini apa? Okay, saya akan bagikan kisah saya di hari ini yang sebenarnya saya udah sering dapetin disetiap hari  namun baru hari ini kepikiran untuk menulis. Becak motor menjadi bahan topic pembicaraan kita kali ini, karena TKP memang berada di becak tersebut. Hal apa yang menjadi perhatian saya? Kaca. Pernahkah pembaca sekalian menyadari ataupun melihat bahwa beberapa becak yang sudah memakai kaca di sebelah kiri becak mereka yang mungkin tujuannya adalah untuk melihat keadaan dibelakang, sama seperti di mobil ataupun motor.                                                                                     Tahukah kalian kaca bentuk apa saja? Saya banyak menemukan tipe-tipe kaca berbeda-beda dip...

KEJANGGALAN MASA GITU?

Hai para pembaca setia, kembali lagi dengan saya si penulis blogger, gadis imut nan lucu juga menggemaskan. Well, hari ini topic yang saya tuliskan ialah mengenai kejanggalan masa gitu. Sesuatu kan? Banget deh pokoknya. Okay, I think it is enough for the basa basi ya. Let’s start it. Kita akan membahas sesuatu yang dikenal atau orang mengatakannya ialah sebuah kejanggalan. Kejanggalan adalah sesuatu yang aneh, dan tidak seperti biasanya. Sedikit diluar dari kewajaran yang seharusnya terjadi. Kejanggalan apakah yang akan saya bahas di topik kali ini? Kejanggalan tentang sebuah yang namanya prestasi, dan juga sebuah beasiswa yang juga akan mucul seiring dekat prestasi mahasiswa. Well, kenapa sih mahasiswa berburu yang namanya beasiswa terlepas dari yang namanya membiayai perkuliahan sendiri, saya rasa para mahasiswa tidak akan keberatan untuk mengakui bahwa alasan lainnya adalah untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, kebutuhan yang saya maksud ialah kebutuhan diluar pendidikan...

Ada Efek Ga Sih?

Mungkin gak aneh dengan judulnya kali ini “Ada Efek Ga Sih?” ya memang begitulah, kali ini diambil dari apa yang kejadian di hari ini, 11 November 2014. Well , hari ini saya bersama sahabat-sahabat saya yang lainnya pada rencanaan untuk makan siang bareng, sekalian qualityi time sih, udah lama ga ngumpul bareng karena kesibukan masing- masing padahal udah satu kelas aja pun. Nah, waktu kita mau makan bareng cari tempat makan, saya sama teman saya panggil saja namanya Van, kita berdua beranjak sejenak dan melangkahkan kaki menuju toilet, kamar mandi. Dan sampai nya disana ya biasalah pasti karena ada keperluan, mau itu kacaan, bedakan, dandanan, dan membuang apa yang perlu dibuang. Berhubung saya kebelet, sebab itu saya beranjak menuju toilet. Saat kita berada di toilet, saya masuk duluan, dan ternyata Van tungguin saya karena ga ada yang memegang tas-nya. So, setelah saya udah siap Van yang masuk dan saya memegang barang bawaan-nya. Sewaktu Van masuk ke dalam toilet, saya me...