Skip to main content

Ayah/ Dad.

Aku selalu bermain dengan pikiranku sendiri, dengan sebuah kekuatiran, akan seperti apa sosok Ayah untuk putriku kelak

Aku dibesarkan dengan 'jarak' oleh Ayahku. Membedakan dunianya dengan duniaku. Walau aku juga tau tak ada Ayah yang tidak mencintai putrinya, tapi caranya mencintaiku, tak membuatku merasa sebagaimana layaknya aku ingin dicintai

Aku sering iri pada gadis lainnya. Yang jalan entah kemana masih saling bercanda gurau, berpegang tangan, dirangkul, bahkan cerita cinta. Sebuah perasaan yang rasanya menyenangkan bukan? Dan tak pernah aku rasakan


Hasil gambar untuk daddy pinterest
sumber: google

Kekuatiran muncul dalam benakku. Lalu seperti apa seorang lelaki yang kelak pantas menjadi Ayah dari putriku? Yang nantinya tak menciptakan jarak dan membedakan dunianya dengan dunia putri kami. Lelaki yang seperti apa yang mampu membuat impiku jadi nyata? Yang akan menjadi sahabat Putriku sampai dia dewasa bahkan menua

Bukan berarti aku tak cinta pada Ayah. Aku hanya merasa kurang dengan apa yang kupunya. Aku mulai membuka mataku, menahan segala kuatir yang menggerogoti isi hatiku. Akan sosok seorang Ayah. Untuk putriku. 

Comments