Skip to main content

DIS CIPLINE

Hasil gambar untuk discipline

Saya takut berkomentar banyak karena biasanya disiplin ini menjadi konsumsi pribadi setiap orang. Saya adalah anak dari seorang angkatan yang sudah pensiun, dan semasa  muda bapak saya selalu mengajarkan tentang sebuah kedisiplinan. Dari kecil sekali, saya dan saudara saya lainnya sudah biasa dengan sebuah kata tegas, nada keras, dan banyakhal lainnya yang biasanya hanya anak angkatanlah yang mengerti.

Kebiasaan ini saya bawa hingga saya besar. Menduduki kursi SD mungkin tidak terlalu terasa, apalagi SMP, namun setelah memasuki bangku SMA semua mulai terasa. Saya hampir tidak pernah terlambat masuk kesekolah, jika saya tidak masuk pun saya akan memberikan pemberitahuan akan alasan mengapa saya masuk, dan sampailah ketahanp perkuliahan yang saya dapatkan di PTN dan saya yakin itu pun karena disiplin yang saya miliki.

Disiplin yang diajarkan oleh bapak saya merembes kesemua hal didalam hidup saya. Dalam hal resmi dan tidak resmi, bapak saya juga mengajarkan jika menghadiri sebuah acara datanglah atau sampailah 30 menit sebelum acara dimulai. Maka bersiaplah satu atau dua jam sebelum jam yang ditentukan, dan itu terbawa hingga saya dewasa, duduk dibangku kuliah.

Kadang saya tidak mengerti mengapa orang masih saja terlambat, tidak itu teman saya yang rumahnya dekat  maupun jauh, masih saja datang terlambat, namun saya rasa itu adalah sebuah ketidakbaikan khususnya dalam hal manajemen waktu. Semua yang dirintis dalam sebuah karir saya rasa berasal dari sebuah manajemen diri, jika diri sendiri belum bisa diatur dan diurusi, lalu bagaimana dengan mimpi dan karir kita yang lainnya?

Setiap kali saya berusaha untuk menegur ataupun menjelaskan kepada orang sekitar saya akan perilaku mereka yang bisa berdampak buruk bagi diri mereka sendiri, namun jatuhnya mereka akan cuek dan memasang mimik muka seolah berkata "yaudah sih, hidup gue juga, koksok amat mau ngatur. Kalau lu ya lu aja, gue juga gue yang tau", dan membuat saya berhenti untuk berpetuah.

Saya percaya apa yang kita mulai dan tabur tidak jauh beda dengan apa yang akan kita tuai nantinya. Jikapun jauh berbeda dan sangat berbeda, itu bisa jadi  memang jalannya sudah begitu digariskan sama pencipta. Lucu rasanya jika ada orang yang sukses menaiki tangga keberhasilannya tanpa adanya sebuah disiplin dan manajemen yang baik dalam hidup. Itu sebabnya entah perasaan saya atau bukan, saya hampir selalu melihat saya lebih maju selangkah dari orang disekitar saya, walau mungkin banyak lainnya yang juga sudah maju selangkah namun diam-diam saja.

Rasa kepedulian saya yang cukup tingi kadang menjadi membuat orang kesal dan malas untuk berinteraksi, seolah merasa mereka diatur dan seperti anak kecil, padahal disamping itu saya hanya menyayangkan jika mereka harus membuang waktu sia-sia padahal hidup cuman sekali dan waktu ga bisa diulang. Setidaknya saya selalu berusaha dan sudah saya lakukan, berpetuah karena saya sudah menerapkan. Saya tidak ingin menjadi seorang yang berpetuah tapi suka kemakan cakap sendiri, tidak. Karena itulah saya tidak akan berhenti untuk tetap perduli, karena saya rasa berbuat baik tidak pernah menjadi sebuah kesia-sia-an.

Untuk teman-teman yang saya cinta dan sayangi, mulailah berdisiplin diri dan atur manajemen waktumu dengan baik. Tidak ada yang perlu disesali karena terlambat, menyesal-lah karena tidak sempat memperbaiki. Yuk, mulai!

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Dear You, My/Our Inner Child ; We Are Sorry

Tulisan ini aku persembahkan untuk anak kecil yang ada didalam diriku/ kamu sekalian Hai adik kecil, apa kabarnya? Banyak yang ga paham, bahwa kamu kesepian jauh didalam sana. Tenang, ada aku disini, kita ngobrol dulu yuk? Memang, hidup cukup berat akhir-akhir ini Capek ya nyudut terus-terusan, engga ada yang bujuk buat datang sini, ke pangkuan. Aku ijinkan kali ini, mendekatlah, aku disini, menyediakan dekapan se-erat yang kamu butuhkan Lelah ya? Nangis terus ga ada yang kasih tisu. Engga apa-apa, sini mendekat, rebahankanlah kepala dipundak Terisaklah sampai kamu puas. Terisaklah sampai rasanya batinmu lega Terisaklah, buang semua, luapkan saja, sepuasnya. Ada aku disini, Ada aku disini. Kalau adik kecil sudah lega, baru kita mulai ngobrol ya Bebas, sepuasnya. Kita ngobrol apapun yang kamu mau Curhat sama aku, ceritain semuanya.  Ceritain seberapa menyebalkannya aku saat memakai topeng diluar sana.  Ceritain seberapa lupanya aku ada sosok kecil yang harus aku sayang, aku den...