Skip to main content

K A M U

Dia bilang aku menggila
tidak tahiu kenapa jadinya menjadi-jadi
senyum-senyum sendiri tak ada alasan
berdiam diri seolah dunia milik sendiri

Dia pikir aku ini bagaimana
aku bahkan heran dalam menikmati senyum dan diamku
memiliki rasa tanya yang belum terjawab
bahkan oleh waktu yang rntah kapan



Dia bilang ketemu saja manatau "manatau"
lalu aku meng-iayakan ke "manatau" an - nya
Lalu aku harus apa jika masih saja terabaikan
oleh  KAMU yang bahkan entah siapa

Percayakah KAMU bahwa "kita" ga akan kemana -mana
Kalau kata mereka- mereka bahwa semua sudah ada garisnya
Entah garis dibagian tubuh sebelah mana
Katanya ya: ada kok itu

KAMU sudah senang sendiri?
atau masih mau sendiri lebih lama lagi?
Berdiam menikmati kesibukan diri sendiri
seolah dunia KAMU hanya itu dan tak lepas

Lalu bagaimana?

Comments