Skip to main content

Profesi NERS; 22 Februari 2017, Persalinan Normal

Ini hari kedua saya dinas malam, sebelumnya sore hari pukul 5PM sudah ada pasien yang baru masuk, seorang Ibu yang cukup umur sudah berkepala 3 namun baru mengandung anak pertama,
untuk mahasiswa seperti saya yang belum pernah melihat persalinan normal sebelumnya justru akan sangat menyenangkan dan tidak sabaran untuk menyaksikan persalinan nommal.

ketika sudah jam 9PM dan lewat hampir lebih dari 4 jam, dan masih stay di buka'an 2. jadi buat Ibu hamil yang akan melahirkan pasti akan memiliki kontraksi, selama menanti pembukaan lengkap ibu akan selalu  merasakan kontraksi, namun tak semua ibu mampu menoleransi rasa kontrasi yang selalu saja datang. Berhubung masih bukaan 2 dan harus lengkap sampai 10 jadi para tenaga kesehatan seperti kami profesi ners dan koas, juga dokter dan bidan stand by dan tidak tidur, ya sambilan tidur tiduran ayam karena berhubung sedang dinas malam.

Akhinya tepat pada pukul 5AM dan para mahasiswa D3 bidan memberikan kabar bahwa ibu tersebut baru saja pembukaan lengkap dan siap untuk persalinan norrmal berhubung tidak ada yang bermasalah, panggul juga cukup besar untuk melahirkan bayi.

Hasil gambar untuk persalinan normal
sumber: google

Menurut teori yang ada, saat Ibu melahirkan posisi juga harus tepat. Kedua kaki dikangkang, namanya posisi litotomi. Kemudian dagu senderkan ke arah dada dan pandangan menuju perut. Selama proses mengedan ibu disarankan tidak berteriak karena akan menghabiskan tenang, baiknya si Ibu mengedan dengan pasti dan panjang, bukan ngedan pendek pendek karena memperlama bayi dijalan lahirnya. Ibu juga disarankan saat mengedan untuk tidak menutup matanya dan tetap berpandangan pada perut yang berkontraksi..

Setelah hampir 30 menit dan akhirnya ibu cukup kelelahan. Bayinya sudah hampir keluar namun belum utuh. Rambutnya sudah  kelihatan diujung-ujung, dari beberapa profesi NERS dan Koas senang melihat penampakan rambut yang cukup lebat, dan akhirnya dokter menggunakan tindakan episiotomi untuk mempermuat kepala bayi keluar dari jalan lahir.

Episiotomi adalah sebuah tindakan sayatan pada bagian diantara jalan lahir bayi dan anus yang disebut perinium; dan saat itu saya melihat dokter menggunakan gunting dan memotong bagian perinium tersebut, dengan terakhir kalinya ibu dibujuk untuk mengedan kuat sekali dan berhasil, kepalanya dikeluarkan. Ketika sudah keluar, semua menyambut bayi itu, ditepuk-tepuk punggungnya bayi hingga akhirnya keluarlah suaranya dan menangis kencang, beberapa dari kami yang ada diruangan sungguh terharu sampai ada yang  meneteskan air mata. Ibu yang sempat  meringis dan tiba tiba senang tiada duanya, bahkan adanya guntingan dan jahitan episiotomi pun tidak terasa, kurang terasa.

Finally, saya mampu melihat persalinan normal. Beberapa dari kami (teman-teman NERS) menginginkan SC dibanding normal, namun semua terbalik. Setelah ada yang melihat bagaimana penyayatan perut pada proses SC malah ingin persalinan normal. Sebagian lain yang telah melihat sakitnya jerit-jerit-ngedan persalinan normal, malah ingin operasi Caesar.  Dan untuk pertama kalinya saya menyaksikan langsung (LIVE) adanya sebuah kehidupan; kelahiran. Sungguh Tuhan maha baik. Sungguh baik!

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...