Skip to main content

Untuk pemegang Hati Terakhirku, Siapa tahu bakal ada Rindu?

Ini adalah curahan hati gadis yang akan kamu manja suatu saat kelak. Sebuah kerinduan yang nyata muncul tanpa permisi dan selalu saja mendesak ingin diutamakan. Selalu berada digaris depan suatu masa tanpa terencana, ah andai kamu tak semisterius ini untuk datang.

Mungkin kamu mempunyai rencana, seperti memberikan sebuah kejutan tak terduga. Kamu tahu? aku selalu menunggunya. Dengan datang kepadaku dalam sebuah kemisteriusan, menutup wajahmu dengan topeng bak pesta-pesta akhir waktu sang anak Sekolah Menengah Atas. Tapi percaya tidak wahai kasih di masa depan, aku selalu merasa bahwa nantinya aku juga tak pernah menduga. Dengan sebuah jejak-jejak ibarat mencari harta karun.

Sumber : Pinterest

Jalan yang kamu berikan, petunjuk yang ada sudah memberikan sebuah rasa tak sabaran. Bertemu denganmu yang selalu saja aku tunggu. Bukankah kelak kita akan sama-sama tak menduga? Saling menyuka dan berbagi kasih dengan cerminan diri yang sudah kita idamkan sejak lama. Berikan senyuman indah lebarmu kelak saat kita pertama jumpa, sehingga ku tahu bahwa kamu sang misterius tak terduga itu.

Dengan berbagi waktu dengan keanehan juga keunikan kita masing-masing. bertemu dalam sebuah rencana hati bagai pahit-manisnya kopi. Senyum-senyum sendiri ketika saling berbagi dan menyadari bahwa kita sudah terkoneksi sejak dini.

Sumber : Pinterest


Walau aku tahu kamu tak semenggebu diriku, berjalan santai dan mengetahui akan ada sebuah ujung untuk berlabuh. Namun kamu tahu, aku hanya saja tak sanggup untuk menunggu. Ah, bukankah ini tak asik ketika aku merindumu terlalu cepat. Bahkan aku tak tahu bagaimana melepas rekat. Jangan panik, wahaai kasih karena rasa buru dari hatiku. Datanglah ketika kita siap. Aku akan memastikan bahwa kesalahan lama di sakit yang lalu tak akan terulang untuk kita. Tenang saja, aku sudah belajar banyak. Bagaimana, sudah tahu kapan ingin datang? Aku merindu.

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Dear You, My/Our Inner Child ; We Are Sorry

Tulisan ini aku persembahkan untuk anak kecil yang ada didalam diriku/ kamu sekalian Hai adik kecil, apa kabarnya? Banyak yang ga paham, bahwa kamu kesepian jauh didalam sana. Tenang, ada aku disini, kita ngobrol dulu yuk? Memang, hidup cukup berat akhir-akhir ini Capek ya nyudut terus-terusan, engga ada yang bujuk buat datang sini, ke pangkuan. Aku ijinkan kali ini, mendekatlah, aku disini, menyediakan dekapan se-erat yang kamu butuhkan Lelah ya? Nangis terus ga ada yang kasih tisu. Engga apa-apa, sini mendekat, rebahankanlah kepala dipundak Terisaklah sampai kamu puas. Terisaklah sampai rasanya batinmu lega Terisaklah, buang semua, luapkan saja, sepuasnya. Ada aku disini, Ada aku disini. Kalau adik kecil sudah lega, baru kita mulai ngobrol ya Bebas, sepuasnya. Kita ngobrol apapun yang kamu mau Curhat sama aku, ceritain semuanya.  Ceritain seberapa menyebalkannya aku saat memakai topeng diluar sana.  Ceritain seberapa lupanya aku ada sosok kecil yang harus aku sayang, aku den...