Skip to main content

Ketika Semangat Menjadi Satu-Satunya Pilihan Kehidupan

Pertama kali berjumpa dan menghentakkan kaki pada rumah singgah, dimana kalian para adik pejuang kanker beristirahat menunggu giliran hendak melanjutkan pengobatan yang membutuhkan waktu yang lama dan rutin.

Diumur yang masih dini kalian berjuang, bahkan daku yang sudah dewasa saja tak yakin akan se-sanggup kalian merasakan itu, walau daku juga tak tahu mungkin saja sebenarnya kalian memilih semangat karena tak ada pilihan lainnya.

Diusia dini kalian harus merasakan yang namanya lelah, demam, mual, tidak selera makan karena efek obat yang selalu saja masuk merasuki kedalam diri, merasakan suntikan, cucukan infus ditangan bahkan kaki jika tak sanggup lagi. Merasakan sakitnya efek dari suntikan tulang belakang demi mengetahui sebuah diagnosa, walau pada awalnya haruslah dibius terlebih dahulu.




Tak usah tanyakan perjuangan Ibu. Ketika yang mampu kulihat adalah ketegaran. Karena itu adalah satu-satunya pilihan. Namun ketika kusentuh dengan banyak pertanyaan, hampir semua dari Ibu meneteskan air mata. Kekuatan yang mereka punya bukanlah kekuatan tak beralasan, kekuatan yang ada sudah sangat luar biasa, kekuatan yang berasal dari kumpulan tetesan air mata. Apalah daya, ketika aku hanya bisa menguatkan dan mereka mengelus dada kesabaran.



Adik-adik cantik dan tampan, kalian sebenarmya adalah inspirasi yang nyata. Dibalik semua kesuksesan kami semua, beban yang kami keluhkan, kami lupa bahwa kalian yang sedang berjuang untuk kehidupan masa depan. Melawan rasa sakit dan segala efek samping pemgobatan. Berjuang melawan ketidaksukaan dan kehilangan masa kanak-kanak yang seharusnya dan akan dirindukan.


Tak banyak kata yang mampu ku-ucap. Ketika waktu demi waktu kalian pergi jauh meninggalkan daku yang bahkan tak sempat memberikan senyuman. Kita bahkan belum cerita banyak soal kehidupan dan kebahagiaan, tapi Tuhan sudah sayang kalian dengan sangat dibanding daku. Tapi kalianlah sungguh sang inspirasi yang nyata.

Kuatlah, tegarlah. Kalian bisa melewati ini. Masa kanak-kanak akan dinikmati kembali. Kuatlah, senyumlah, ketika semangat memang tinggal satu-satunya pilihan masa depan. Percayalah perjuangan kalian akan berbuah hasil. Percayalah bahwa air mata Ibu akan selalu menangui, memberikan pelukan hangat sembari kekuatan menguatkan. Karena Tuhan selalu punya rencana Indah, kekuatan dariNya akan selalu menguatkan. Terima kasih untuk semuanya, wahai adik sang inspirasi nyata.

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...