Skip to main content

Ketidakjelasan Kesekian #3

Kita semua dilahirkan dengan rasa ingin tahu yang tinggi.   Hanya saja,  beberapa dari kita lebih meninggikan ego sipemalas yang sama Sekali tidak tahu tentang apapun,  kecuali dirinya sendiri. 

Aku berharap pada langit,  semesta alam,  apa bisa jika suatu hari nanti aku mampu membaca detail isi didalam pikiranmu.  Tentang apa yang kau pernah bayangkan,  tentang bagaimana aku dulu pernah mengisi hari harimu,  tentang bagaimana akhirnya aku sudah menjadi bayangan saja. Gelap.  Bahkan tak berniat untuk kau lihat. 

Aku ingin menelusuri setiap elok jalan pikiran manusia.  Tentang bagaimana mereka menciptakan sebuah persepsi.  Tentang bagaimana akhirnya sebuah rasa bisa timbul tanpa diduga.  Bisa juga hilang seketika tanpa rencana. 



Andai saja kemampuan itu beneran ada.  Aku ingin rasakan bagaimana sehari saja,  menjadi proffesor Charles Xavier.  Bisa membaca pikiran siapa saja.  Masuk ke dalam pikiran siapa saja.  Memberikan pesan hanya dengan sedikit berkonsentrasi.  Punya kemampuan untuk dapat mempengaruhi.  Melihat kejadian yang akan terjadi. 

Jangan terlalu berpikir berat  dalam membaca tulisan ini. Aku hanya tak punya ruang untuk melabuhkan isi kepala yang meronta ronta ingin didengarkan.  Hanya oleh mereka,  yang tak mungkin diharapkan akan mendengar. 

Bolehkah sekejap saja aku memutar waktu. Untuk setiap kecerobohan yang ku ulang dengan sadar.  Untuk setiap kecerobohan yang tertolerasi dengan sangat tidak pintar sekali. Rendah diri.  Sungguh tidak pantas. 

Satu yang pasti. Bahwa ujian akan selalu datang saat engkau sudah bersiap untuk belok ke jalan yang lebih terang.  Ujian yang kau tau bahkan sulit untuk kau indahkan.  Lalu bagaimana mau menang? Sungguh sangat tidak pantas. 

Dunia sudah kehilangan arti sebuah kesetiaan. 

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Dear You, My/Our Inner Child ; We Are Sorry

Tulisan ini aku persembahkan untuk anak kecil yang ada didalam diriku/ kamu sekalian Hai adik kecil, apa kabarnya? Banyak yang ga paham, bahwa kamu kesepian jauh didalam sana. Tenang, ada aku disini, kita ngobrol dulu yuk? Memang, hidup cukup berat akhir-akhir ini Capek ya nyudut terus-terusan, engga ada yang bujuk buat datang sini, ke pangkuan. Aku ijinkan kali ini, mendekatlah, aku disini, menyediakan dekapan se-erat yang kamu butuhkan Lelah ya? Nangis terus ga ada yang kasih tisu. Engga apa-apa, sini mendekat, rebahankanlah kepala dipundak Terisaklah sampai kamu puas. Terisaklah sampai rasanya batinmu lega Terisaklah, buang semua, luapkan saja, sepuasnya. Ada aku disini, Ada aku disini. Kalau adik kecil sudah lega, baru kita mulai ngobrol ya Bebas, sepuasnya. Kita ngobrol apapun yang kamu mau Curhat sama aku, ceritain semuanya.  Ceritain seberapa menyebalkannya aku saat memakai topeng diluar sana.  Ceritain seberapa lupanya aku ada sosok kecil yang harus aku sayang, aku den...