Skip to main content

Pembelajaran Seumur Hidup

Menjadi orangtua adalah sebuah pendidikan yang tidak formal dan mendapatkan juga mengharuskan kita untuk belajar seumur hidup. Menikahi orang yang yang engkau cintai ataupun tidak, dan berkembang biak akan menghasilkan keturunan sebagai  harapan dari masa tua kita kelak. 

Saat saya mengamati kehidupan yang ada, beberapa dari kita yang belum menikah akan hidup se-enak-nya saja tanpa terlalu  memberatkan hati dan beban pikiran, ketika menikah dan memiliki anak, akhirnya kita lebih bisa menghargai orangtua karena sudah merasa, seperti kata pepatah "tak kan mungkin dia mengerti, tanpa pernah merasa".

Hal yang diamati selanjutnya adalah kebiasaan orangtua yang selalu menganggap dirinya benar, beberapa orangtua zaman sekarang masih ada  juga yang merasa bahwa zaman ini terlalu edan jika anak dibiarkan berdiri diatas pendirian kakinya, karena orangtua merasa dirinya sudah melewati semua yang ada dan benar selamanya. Oh ya no, ketika ini selalu diterapkan, akan bisa menjadi sebuah perpecahan.

Anak yang tidak terima akan membantah. Akan meluruskan dan berbagi opini kepada orangtua, berharap mereka mengerti bahwa zaman sudah berubah, tak semua saran dan masukan dari mereka dapat cocok untuk diterapkan di era kini yang sudah jauh berubah. Bukankah ini juga akan memberikan pembelajaran lagi kepada orangtua, bahwa menjadi orangtua adalah pembelajaran seumur hidup. Mereka akan mulai lagi menyusun dari awal setiap statement baru yang muncul dipikiran mereka. Mulai lagi menelaah apa kah hal baru ini akan sebegitu bermanfaatnya dan berjalan bagi kehidupan anak mereka kelak.

sebenarnya tidak harus menjadi tua baru mendapatkan pembelajaran, sebenarnya hidup kita ini juga termasuk pembelajaran yang luar biasa. Mulai dari hal kecil, seperti berbicara dengan orang lain, cara berinteraksi maupun berkomunikasi, cara berpakaian, menanggapi sesuatu, segalanya, dipelajari seumur hidup.

Yang kita butuhkan hanyalah membuka pikiran lebar-lebar dan berusaha sekritis mungkin menjalani hidup, karena tak semua manusia dilahirkan menjadi insan yang kritis berasalan. memberikan masukan- masukan yang  berarti dan berguna. Mendewasakan diri lebih dan lebih lagi. membuka wawasan guna memajukan kualitas diri. Karena pembelajaran seumur hidup, sangat  berarti. 

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...