Skip to main content

Profesi Ners on Diary #1

Ga pernah nyangka bahwa semua bakalan seperti ini, tau ga sih, ketika banyak mahasiswa yang salah jurusan dan terpaksa ngejalaninnya walau ga sepenuh hati, namanya juga paket, mau ga mau profesi harus diikutin. Kurang lebih setahun kita akan mengabdi, merawat pasien, dan memberikan penyuluhan.

Hari pertama masuk rumah sakit awalnya bingung, karena waktu kukiah di fakultas keperawatan kita tuh jarang yang namanya tindakan "direct to patient". Kita banyakan ke bantalan, ke boneka, dan tangan, badan, maupun kaki yang cuman mainan. Ketika tiba dirumah sakit rasanya jleb, ketika yang dijumpai adalah manusia yang it means kita bakalan hati hati. Kita pegang nyawa. Kalau biasanya kaka perawat bilangnya "kita ini pegang manusia ya dek, orang, bukan boneka. Yang kita pegang juga nyawa, jadi hati hati dalam memberikan tindakan".



Sehari dua hari sudah mulai terbiasa. Terorientasi dengan kondisi ruangan yang sedang dijalani, berhubung tiap minggu kita bakalan ganti ruangannyang means that makin banyak lagi jenis penyakit yang kita jumpai dirumah sakit.

Dalam beberapa hari juga kita mulai terbiasa dan mengenali sifat "kakak-an" kita dirumah sakit, mereka yang bina dan bantu juga mengarahkan terutama dalam hal tindakan ke pasien. Belum lagi tiap kakak-an itu jiwanya beda beda. Ada dari yang baik banget macam malaikat, ada juga sebaliknya berasa lagi ujian masuk PTN, greget.

Ini hanya sedikit, bisa dibilang awal pembukaan dari banyak cerita yang saya simpan. Saya tidak tahu sih apakah banyak yang mau menginginkan saya menulis tentang ini, tapi saya harap para pembaca menyukainya. Tunggu kisah berikutnya, ya!

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...