Skip to main content

Untuk kamu, dariku sang penggemar rahasia

Waktu itu aku duduk dengan rapi, segala genggaman ditangan dan buku bertumpukan. Saat itu siang, cuaca yang cukup hangat dan menggerahkan. Seseorang datang, berhenti tepat disebuah tempat pengambilan uang. Berdiri. Rapi.

Celana panjang berbaju cokelat batik. Memakai earphone ditelinga. Memegang hape dan melihat kearah bawah lalu mengambil uang secukupnya. Dia terlihat baik. Dia terlihat berwibawa dan bijaksana. Jalan dengan tenang tanpa menoleh kemanapun. Aku hanya berdiam

Aku berpindah. Melangkahkan kakiku yang tak kunjung fokus karena dia. Aku hanya melihat ponselku. Ponsel bergambarkan dirimu dari jauh. Aku bahkan tak pernah berfikir hingga sekarang mengapa aku melakukannya. Andai saja kamu tahu, bahwa ini baru sekali terjadi. Dan selalu saja membuatku penasaran.



Kita lupa.  Kita lupa berkenalan dan menggenggam tangan. Aku memutuskan untuk berbalik dari arahku dan melihatmu kembali. Aku mengira kamu sudah hilang, ternyata kamu hanya menepi. Ponsel yang selalu saja menjadi perhatianmu. Ya, mungkin saja kamu malu.

Mereka berkata aku konyol. Mereka bilang aku sedikit lari dari jalur yang seharusnya. Tapi aku tahu, bahwa aku tidak. Fikirku selurus yang seharusnya. Melihatmu dan menemukan sesuatu yang berbeda.

Aku kira dunia fantasi itu bohong. Aku kira fairy tale itu cuman kisah buatan belaka. Lalu aku tahu, rasa ini adalah rasa yang akan diceritakan sebagai fairy tale belaka. Tak pernah kurasa aku bisa senormal ini. Memikirkan Kamu yang sama sekali tidak aku tahu. Hanya saja aku mengerti, dan memahami. Bisa saja saat itu kamu malu. Melihat tingkahku yang tak berhenti memperhatikanmu. Setidaknya kamu tahu, penggemarmu sudah tambah satu.

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...