Skip to main content

Keputusan untuk mencintaimu, Hujan

Aku tak pernah menyukai hujan sesuka ini. Walau hujan tak selamanya datang dengan permulaan yang baik. Kadang dia disertai rintikan rintikan kecil, memberikan suara yang selalu saja mudah untuk ditanda oleh siapapun yang mendengarkannya. Beberapa dari mereka juga datang sesuka hati, dengan gemuruh gertakan seolah-olah memakai alat pembesar suara, sehingga yang mendengar terkadang merasa takut dan gundah.

Suasana sejuk yang diberikan selalu ada, walau beberapa kesejukan disertai keseraman dan kekuatiran, dan beberapa disertai rasa nyaman adem sembari memberi kebahagiaan. Ya, beberapa dari hujan yang turun ini memiliki artinya tersendiri, karena hujan ini bersifat objektif.



Hari ini aku belajar banyak dari hujan. Aku belajar bahwa kebahagiaan tak selalu datang dengan kebahagiaan. Kadang dia datang dengan permulaan penderitaan.

Aku juga belajar, bahwa beberapa makna cinta kadang tersirat dalam jatuhnya hujan. Ibarat derasnya jatuh membasahi tanaman, mengartikan tanda cinta yang tak menginginkan dia layu, walau hujan mungkin saja tak pernah tahu, gerintik gerimis yang dijatuhkannya sebenarnya menyakitkan, tapi keduanya tetap saja saling membutuhkan.

Aku juga belajar dari hujan, bahwa dia tak selamanya memberikan rasa sakit.  Dengan memberikan rasa sejuk pengantar tidur, dan keindahan berwarna warni pelangi. Ibarat cinta yang selalu saja memberikan pengorbanan dengan ketulusan tanpa sebuah kebohongan.

Hujan mengajarkan banyak hal, tergantung sisi mana yang ingin kita lihat. Tapi bicara soal cinta hujan, ialah bicara mengenai jatuh bangunnya kisah kehidupan. Karena hujan memberikan kita pilihan untuk memandangnya dari segi cinta menyakitkan, atau bahkan cinta membahagiakan.



Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Dear You, My/Our Inner Child ; We Are Sorry

Tulisan ini aku persembahkan untuk anak kecil yang ada didalam diriku/ kamu sekalian Hai adik kecil, apa kabarnya? Banyak yang ga paham, bahwa kamu kesepian jauh didalam sana. Tenang, ada aku disini, kita ngobrol dulu yuk? Memang, hidup cukup berat akhir-akhir ini Capek ya nyudut terus-terusan, engga ada yang bujuk buat datang sini, ke pangkuan. Aku ijinkan kali ini, mendekatlah, aku disini, menyediakan dekapan se-erat yang kamu butuhkan Lelah ya? Nangis terus ga ada yang kasih tisu. Engga apa-apa, sini mendekat, rebahankanlah kepala dipundak Terisaklah sampai kamu puas. Terisaklah sampai rasanya batinmu lega Terisaklah, buang semua, luapkan saja, sepuasnya. Ada aku disini, Ada aku disini. Kalau adik kecil sudah lega, baru kita mulai ngobrol ya Bebas, sepuasnya. Kita ngobrol apapun yang kamu mau Curhat sama aku, ceritain semuanya.  Ceritain seberapa menyebalkannya aku saat memakai topeng diluar sana.  Ceritain seberapa lupanya aku ada sosok kecil yang harus aku sayang, aku den...