Skip to main content

Terbang Jauh, Tak Selalu Seburuk Itu




 Pernah ga sih kepikiran kenapa ada lagu “I believe I can fly” atau lagu “flying without wings” atau lagu lain yang ada fly-fly-nya yang artinya itu ga jauh dari sebuah kebebasan. Disetiap sisi diri manusia kebebasan adalah perilaku dan sifat yang pasti ada,  walau pada nyatanya memang porsi kebebasan yang masing-masing kita miliki akan selalu berbeda. 

Apa cuman saya saja yang masih dilingkupi para makhluk Tuhan yang menganggap kebebasan adalah hal ytang akan selalu buruk? Dimulai buruk dan berakhir buruk? Ah, ayolah, zaman sudah abad ke-21 dan kita semua sebentar lagi juga akan punah.

Buat kamu-kamu yang sudah merasakan kebebasan dan telah diberikan sayap untuk terbang sejauh yang kamu bisa, nikmatilah-syukurilah. Bukan sebagian kecil namun banyak yang masih saja tak diberi sayap untuk terbang menikmati indahnya dunia kebebasan tanpa syarat. Kebebasan bukanlah selalu buruk, kebebasan adalah sebuah tindakan yang pada skhirnya menunjukkan seberapa bertanggungjawabnya dirimu dalam menjalani hidup yang diberikan padamu. Jika pada akhirnya ada mereka-mereka yang tak pernah pulang dikarenakan terbang terlalu tinggi dan menelusuri telalu jauh, kesimpulannya ialah orang tersebut gagal dalam menggunakan kebebasan yang ia miliki.

Beberapa dari mereka cemburu karena tak diperhatikan dan terlalu dibebaskan, beberapa lagi merasa risih karena tak mendapat sayap untuk terbang tinggi dan selalu overprotective. Hal yang paling baik sebenarnya ketika kamu berada di kuadran tengah dari kedua hal tersebut. Kamu tak terlalu overprotektiv, tapi kamu tetap memberikan sayap untuk terbang dan menikmati indahnya dunia.



Buat siapapun kamu yang membaca ini, atau bahkan merasakan hal yang sama, percayalah pada saya bahwa terbang tinggi itu akan selalu menjadi hal yang kamu-kamu inginkan. Setidaknya kamu meraskaan angin kencang dengan wajah berseri nan bahagia. Kekangan bukanlah jalan terbaik dalam mendidik seseorang,  apalagi overprotektif. Berikanlah sayap kepada siapapun mereka yang ada disekitar anda, biarkan mereka merasakan kebahagiaan dengan adanya sayap yang anda berikan. 

Percayalah, memiliki sayap tak selamanya berarti seburuk itu. Karena arti dari sebuah kebahagiaan ialah personal. Dan siapapun tak akan pernah ada yang mampu mendefinisikan kebahagiaan kecuali kamu sendiri,  diri kamu sendiri. Ambilah sayapmu, jika tidak diberikan, maka ciptakan. Terbanglah sejauh mungkin, setinggi mungkin, rasakan kebahagiaan yang kamu raih, nikmatilah, syukurilah, dan bawalah kembali pulang.

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...