Skip to main content

CERITA MIMPI

Setiap orang punya mimpi, iya, itu pasti. Itulah kehebatan Tuhan yang luar biasa, semua umat Nya diberikan hak yang sama, namun, hanya beberapa yang benar-benar semangat untuk menggapainya hingga tercapai.Ketika kita gagal akan suatu pertempuran, siapa yang pantas kita salahkan? Iya, tentunya kita sendiri. Namun mari kita lihat fakta yang ada, mereka malah menyalahkan Tuhan dan selalu bertanya Mengapa??


Tidak sedikit saya jumpai, bahwa banyak orang yang berhasil meraih mimpinya, bahkan lebih dari apa yang dia duga selama ini, karena memang dia terus berusaha. Satu yang aku tahu dan nyata, bahwa kekuatan yang Tuhan berikan adalah lebih besar dari apa yang kita kira, sayangnya, banyak yang malah mengucilkan diri sendiri dan tidak percaya akan kemampuan yang ada pada diri mereka.



Sebenarnya, saya sendiri juga belum bisa membuktikan atapun menyatakan berhasil, semua mimpi yang sudah saya susun sejak dulu, namun saat ini, sekarang ini juga, saya merasa lebih baik, bahkan sangat baik. Saya mulai menyadari bahwa tak ada lagi gunanya untuk menunda, tak ada lagi gunanya mengeluh ini dan itu, karena memang tak akan merubah apapun yang ada disekitar kita, karena memang sesungguhnya kitalah sang aktor, sang perubah sesungguhnya.

Mimpiku tak sedikit, tak juga banyak sekali. Namun aku berharap, bahwa aku akan menjadi orang hebat suatu hari nanti. Tak hanya hebat dinegaraku, tetapi juga jadi orang hebat didunia, dimana aku dikenal karena keahlianku yang banyak- luar biasa. Aku selalu ingin menyatakan, bahwa the power of brain itu memang ada. Aku selalu bermimpi dan ingin membuktikan, bahwa kekuatan dasyat otak itu memang ada, karena memang itulah yang Tuhan berikan pada kita, dan aku yakin suatu hari nanti aku akan membuat segalanya menjadi nyata seperti apa yang telah aku susun sejauh ini.

Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, karena itu memang hak bebas Anda.

Comments

Popular posts from this blog

Beruntungnya Memilikimu, Ini 10 Lagu yang Menggambarkan Perasaanku

Siapa sangka dizaman semaju ini, bahkan anak sekolah dasar saja sudah mengenal cinta ataupun istilah pacaran di dunia mereka. Walau memang sekolah dasar aku juga sudah mulai tertarik dengan yang namanya lawan jenis, tapi semua berbeda dengan tahap yang memang seharusnya. Saat itu, masih sekolah menengah pertama ketika pertama kali aku melirikmu, walau hanya dengan tatapan sekilas tapi aku tak pernah tahu ternyata kamu bukan cinta monyetku. Seiring dengan waktu, aku hanya merasa bahwa kamu milikku. Tak pernah tahu nyata atau tidak,  indah atau tidak, jelas atau buram, hanya saja hati selalu berkata bahwa kita memang selalu satu. Tatapan yang berbeda hari demi hari menunjukkan adanya sinar menuju arah terang yang membuatku selalu merasa berbunga setiap hari, dengan hayalan dan imajinasi nan tinggi yang selalu aku asah setiap hari. Tak tahukah kamu,  10 lagu ini akan selalu mengingatkan hatiku pada dirimu : Nothings  Gonna Change sversinya westlife yang feat de...

Pengalaman Join TOASTMASTER

Saya rasa teman- teman sekalian sudah pernah dengar ya tentang Toastmaster. Tapi kali ini saya akan menceritakan ulang taaupun menjelaskan kembali apa yang saya tahu dari sudut pandang yang saya miliki. Toastmaster adalah sebuah club internasional yang berada hampir dibeberapa negara besar, dan juga dikota-kota besar disebuah negara tersebut. Toastmaster juga dikenal sebagai organisasi nirlaba Internasional yang berasal dari Amerika Serikat dengan misi utama menyiapkan lingkungan dan situasi belajar yang positif dan menunjang pengembangan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan para anggota yang berada didalamnya. Nah, berhubung saya dimedan, jadi saya ceritakan tentang kota ini saja ya. Nah di medan ini ada beberapa club toastmaster, walau saya belum tahu semua namanya, namun akan saya sebutkan beberapa, seperti: Medan First, Titanium, Phoenix, Medan Miracle Pidato Club, Polonia Toastmaster Club, dan mungkin ada lainnya tapi saya tidak tahu. Tiap-tiap club ini ada yang memiliki...

Panti Jompo; Cerita Awal Kisah Lansia

July, 2017. Dibulan juli ini kami ditempatkan di dinas sosial, tepatnya dikenal dengan istilah “panti jompo”. Awalnya ada kecanjungan bagi saya dan teman- teman lainnya, namun mau- tidak mau kami harus mampu menyesuaikan diri dengan lansia yang berada disana. Dinas sosial yang kami  tangani memiliki kisaran 19 wisma, dimana dalam 1 wisma dapat berisikan 5-10 lansia. Ada memang lansia yang focus dengan wanita saja dalam satu wisma, ada lelaki saja, ada juga yang campur. Biasanya yang campur ini diisi oleh lansia yang memang suami-istri tinggal di panti jompo tersebut. Kisaran umur lansia yang kami temui disana beragam, namun hampir keseluruhan, lansia disana berisikan lansia berumur diatas 60 tahun. Banyak keluhan pribadi dari segi kesehatan para lansia disana, baik yang mata katarak dan tidak bisa memandang dengan jelas, ibarat orang yang sudah minus 5 namun melihat tanpa kacamata, seluruhnya buram. Ada juga yang menderita diabetes, asam urat, ganggguan pendengaran, ...